Lupa Akan Waktu

Lupa Akan Waktu

Manusia bisa membeli jam
Tapi tidak bisa membeli waktu

Sibuk mengejar dunia
Sibuk menuruti nafsu

Lupa kemana akan berpulang
Lupa terbatasnya waktu

Menginginkan surga-Nya
Tapi tidak mau patuh

Mengabaikan perintah
Mengabaikan petunjuk

Seakan enggan menerapkan
Semua ajaran-Nya dalam hidup

Merasa lebih pintar
Merasa lebih tahu

Melupakan kewajibanya
Terhadap Sang Pencipta waktu

Melupakan kepatuhanya
Terhadap Sang Pemberi hidup

Sesal datang terlambat
Ketika telah habis waktu

Sesal tidak akan berguna
Ketika ajal datang menjemput

 

-Prapanca
(22 Oktober 2017)

 

Sadarkah kita bahwa sering sekali kita lupa kalau waktu itu terus berjalan?

Mungkin karena kesibukan kita, mungkin karena kita memang tidak perduli. Tiba-tiba kita sadar disaat usia kita sudah menua, atau kita dihadapi dengan musibah sakit yang berat.

Kita sering kali terlalu sibuk mengejar cita-cita, mengejar popularitas, mengejar kekayaan, sibuk mengejar dunia dan terbuai oleh dunia sehingga lupa bahwa cepat atau lambat, kita pasti mati. Dan sering juga kita lupa bahwa bila kita hanya akan membawa amalan dari perbuatan kita di kala hidup di saat mati nanti. Hanya amalan inilah yang menentukan nasib kita di kehidupan setelah mati. Sering sekali kita lupa akan tujuan kita diberi kesempatan hidup didunia ini oleh Sang Pencipta.

Sudahkah bekal amal kita cukup untuk menghadapi kehidupan setelah mati?

Janganlah kita lalai, mengejar dunia tetapi melupakan kehidupan setelah mati. Jadikan segala hal yang kita perbuat di dunia ini juga dapat menjadi bekal amal baik kita.

Kehidupan setelah mati, kita akan dihadapkan oleh 2 pilihan, menuju surga atau neraka. Amal baik dan taat menjalankan perintah Sang Pencipta akan membawa kita ke surga, sementara terlena dengan dunia dan kenikamatan yang menjauhkan kita dari amal baik dan ketaatan akan menjerumuskan kita ke neraka.

Janganlah kita lalai dan terlena oleh kesibukan mengejar dunia sehingga kita lupa akan ketaatan kita kepada Tuhan.

Lupakah kita, bahwa Tuhan pun bersumpah atas nama waktu?

======

Tulisan ini adalah sebagai pengingat, bahwa janganlah kita lalai dalam hidup ini, hidup ini hanyalah menunggu kematian datang yang kita tidak ketahui kapan akan terjadi pada diri kita. Manfaatkanlah sebaik mungkin, dahulukan akhiratmu tanpa melupakan dunia.

Scroll to top