Terapi Terbaik Untuk Seorang Muslim (Seharusnya)
Apa terapi terbaik bagi kita yang sedang jenuh atau mungkin sedang stress menghadapi masalah dan kesibukan di keseharian yang kita jalani ini? Belakangan ini ramai konten di sosial media yang mengajak ‘healing’, yang seolah mengajak pergi berlibur atau kegiatan lain keluar dari kesibukan dan kepenatan sehari-hari.
Setiap orang mungkin memiliki ‘jalan keluar’ yang berbeda-beda. Untuk menghilangkan stress, rasa jenuh atau melakukan healing ada yang pergi liburan atau berwisata sebagai solusinya. Ada juga memilih untuk shopping atau belaja, mulai dari hanya sekedar lihat-lihat (window shopping) sampai yang memang gatel ingin membelajakan uangnya membeli sesuatu yang diinginkan tidak perduli walaupun itu mahal, yang penting ada rasa kepuasan yang dirasakan.
Ada juga mungkin yang memilih melakukan olahraga, atau olahraga ekstim, atau hal-hal/kegiatan yang unik, yang tidak biasa, tidak umum atau berbeda. Semua dilakukan sebagai jalan mencurahkan atau penyaluran dari emosi yang terpendam, dari rasa jenuh, rasa bosan, rasa sedih, marah, atau kecewa yang dialami dan dihadapi sebagai ‘terapi’ agar semua rasa itu hilang.
Sering kali dari upaya untuk healing ini memakan biaya yang tidak sedikit. Orang sering memaksakan, yang terpenting untuk mereka adalah terpuaskan. Ditambah lagi di jaman sekarang ini, hal-hal yang mereka lakukan itu lalu mereka share ke media soal dan mereka merasakan kepuasan tersendiri dengan melakukan itu.
Sebagai seorang Muslim, seharusnya ibadah seperti sholat, baik yang wajib ataupun sunah, menjadi jalan keluar untuk healing dari hal-hal negatif yang kita hadapi.
Bila kita melakukannya dengan benar, dengan niat yang benar, dan kita menyadari serta paham alasan kenapa kita diciptakan dan dilahirkan, maka ibadah yang semula merupakan kewajiban akan berubah menjadi sebuah keperluan, sebuah kebutuhan bagi diri.
Di sinilah rasa jenuh, bosan, sedih, marah kecewa atau apapun rasa negatif yang kita hadapi dalam keseharian bisa kita redam bahkan sirna dengan bersujud kepada-Nya dalam khusyuk, dalam hening yang membawa ketenangan, Insya Allah.
Bersujud kepada Yang Maha Kuasa relatif bisa dilakukan kapan saja di saat kita memerlukannya (ada sholat sunah selain sholat wajib, kecuali di waktu-waktu yang dilarang/dihindari menurut hadist), relatif bisa dilakukan di mana saja (selama tempat itu bersih dari kotor dan najis).
Dengan beribadah kita bisa curhat langsung dengan Sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang soal permasalahan-permasalahan yang kita hadapi dan memohon pertolongan-Nya. Dan tentunya ini tidak perlu di-sharing di media sosial untuk pamer apalagi untuk sombong hanya agar dianggap dan mendapat penilainan dari manusia.
Dengan beribadah, seperti sholat ini, seharusnya bisa menjadi ‘terapi’ terbaik bagi seorang Muslim. Perbanyak ibadah dan beramal baik, jangan perbayak gaya dengan alasan healing.
