Falsafah Jawa Ronggo Warsito

Falsafah Ronggo Warsito

Falsafah Jawa Ronggo Warsito, Indonesia itu kaya dengan hasil karya tulisan para pujangga yang sarat dengan makna kehidupan, berikut adalah salah satunya, falsafah Ronggo Warsito:

Rejeki orang itu tidak akan sama,
Walau sama perjuanganmu,
Walau sama jualanmu,
Walau sama jenis pekerjaanmu.

Hasil yang diterima akan berbeda,
Bisa berbeda dari banyaknya harta,
Bisa juga berbeda dari kepuasan hati,
yaitu yang namanya bahagia.

Semua itu terjadi karena kasih Allah Yang Maha Kuasa,
Siapa yang ikhtiar akan berhasil,
Siapa yang berani hidup susah akan mendapat kemuliaan,
Bukan besarnya hasil, tetapi berkah itulah yang akan membuat hidup itu berkecukupan.

Sudah digariskan taqdir manusia yang dalam kehidupannya sudah dibekali oleh Allah Yang Maha Kuasa,
Jalan kehidupan dan rizki sudah didekatkan seperti dekatnya angin yang setiap hari kita hirup,
Tapi kadang manusia terlena dan tertutup hatinya,
Yang jauh dari dirinya seperti sangat menggoda,
Tapi yang dekat di depan mata dan jadi tanggungjawabnya malah disia-siakan seperti tiada berguna.

Rejeki itu sudah didekatkan oleh Allah,
Tidak akan kurang untuk mencukupi manusia dari lahir sampai mati,
Tetapi jika rizki itu untuk menuruti hawa nafsu manusia yang tiada batasnya,
Maka semua terasa buntu, pikiran jadi ruwet, dan hati menjadi putus asa.

Ingatlah orang tua,
Apa yang ada dijalani lalu apa yang tidak ada jangan terlalu diharapkan,
Pasrahkan hatimu,
Jika sudah menjadi milikmu akan bertemu,
Jika bukan hakmu,
Apalagi dengan merebut dari orang lain memakai cara yang jahat,
Maka tunggu saja,
Itu akan membuat hidupmu sakit, susah dan jadi angkara murka dalam keluarga,
Semua akan kembali seperti ketentuan-Nya.

Seandainya ketentraman (bahagia) itu bisa dibeli dengan banyaknya harta maka kesusahan pasti milik orang yang tidak punya,
Untungnya ketentraman (bahagia) itu bisa dimiliki siapa saja yang mau menentramkan batinnya dalam urusan dunia,
Suka menolong terhadap sesama,
Dan pasrah hidupnya pada Allah Yang Maha Kuasa atas segalanya.

*Raden Ngabehi Rangga Warsita (Ronggowarsito) lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 15 Maret 1802 – meninggal di Surakarta, Jawa Tengah, 24 Desember 1873 pada umur 71 tahun, adalah pujangga besar budaya Jawa yang hidup di Kasunanan Surakarta. Ia dianggap sebagai pujangga besar terakhir tanah Jawa.

 

~Prapanca

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *