Kisruh Twitter MTGW
Tidak lama setelah menulis Etika Bertwitter, sepintas membaca tweet dari teman-teman kalau MTGW (Mario Teguh), sang motivator yang punya acara di salah satu tv itu akan menutup akun Twitternya.
Wow, kenapakah? Kebetulan saya juga mem-follow akun Twitter beliau dan sepertinya tidak ada yang aneh.
Setelah cek n ricek ternyata ada postingan Twitter beliau yang (katanya) menghebohkan.
‘Wanita yang pas untuk teman, pesta, clubbing, bergadang sampai pagi, chitchat yang snob, merokok n kadang mabuk – tidak mungkin direncanakan jadi istri’
Begitulah yang tertulis dalam Twitter beliau, yang setelah itu beliau mengklarifikasi bahwa kalimat tadi bukanlah sebuah pernyataan melainkan adalah ‘judul’ atau topik untuk didiskusikan.
Beberapa kalangan merasa tersinggung dan merespon dengan keras isi Twitter MTGW. Tetapi sepertinya lebih banyak orang yang mendukung MTWG dan menyayangkan beliau harus menutup akun Twitternya.
Hmmm, memang salahkah isi postingan tersebut?
Ada yang bilang bahwa MTGW tidak seharusnya mengusung isu gender dan ada yang mengaku aktivis wanita yang memprotes isi twitter tersebut dan menyatakan kalau pernikahan itu tidak berdasarkan prilaku.
Heh!? Whatttt!?
Anyway, sangat disayangkan respon ketidak kesetujuan ini diekspresikan dengan tulisan berisikan caci maki terhadap MTGW. Sebenarnya bila merasa apa yang ditulis itu tidak benar, atau merasa tersinggung, kita bisa meng-counter isi tulisan tersebut dengan cara yang baik dan terpelajar. Bukan dengan caci maki atau dengan kata-kata yang kurang pantas.
Hmmm, atau mungkin buat saja tweet balasan misalnya: ‘Wanita yang pas untuk teman, pesta, clubbing, bergadang sampai pagi, chitchat yang snob, merokok n kadang mabuk – adalah wanita yang pantas direncanakan men jadi istri’ atau sekalian ditambahkan ‘pantas menjadi ibu dari anak-anak suami yang dinikahi’.
Nah, tidak perlu ribut-ribut kisruh segala bukan?
Kalau merasa membuat tweet balasan itu masih kurang, segera sosialisakan dan cari pendukung, bikin facbook fan page kalau perlu.
Btw, akan banyak yang mendukung tidak yah? atau malah caci maki yang lebih banyak yang kita temui? *wondering*
Oke, setiap orang boleh punya pendapat, dan seseorang punya hak untuk membuka dan menutup akun Twitternya, yang penting tetap super… bukan begitu pak Mario?






saya bukan salah satu penggemar MTGW..tapi saya penggemar diri saya sendiri haxhaxhax…..
padahal wanita baik akan mendapatkan suami yg baik pula, dan sebaliknya wanita yg suka clubbuing akan mendapatkan pria yg demen clubing juga..
gitu aja kuq repot…
damang euy?
untunglah aku g punya tuiterrrr…
hihihihihi..jadi ga tau komen² yg bikin kisruh
setidaknya, aku percaya apa yg di ajarkan agamaku, tanpa tendeng aling2 memang logikanya begitu, jika laki2 baik akan mendapatkan wanita yg baik (dari segi agamanya yg baik) jadi, pemabuk dan perokok, dugem, bukanlah hal yg baik (karena dalam agamaku begitu) yh, itu dari satu sudut pandang sih, setidaknya yg lain boleh berbeda pendapat.