RSS Subscribe | Search:

Etika Bertwitter

21 February 2010
By Sakti

Tadi pagi, saat membuka Twitter dan membaca timeline, ada seorang kawan yang menulis pada status Twitternya kurang rebih seperti berikut,

‘mohon jangan me-retweet status saya yang bersifat pribadi’

Beberapa minggu yang lalu sempat juga membicarakan mengenai media berita dan orang  yang mengutip isi status Twitter seseorang dan dijadikan bahan/isi dari sebuah berita atau artikel. Apakah media atau orang yang mengutip status Twitter seseorang harus meminta ijin, terlebih bila nama yang punya tertulis dalam berita/artikel tersebut? Bagaimana dengan me-retweet status seseorang yang kita follow?

Pertama, kita harus memahami bahwa dalam bertwitter kita dapat mengikuti seseorang atau menjadi pengikut orang lain dan memiliki pengikut (following – follower). Dalam proses ini, pengguna Twitter diberi pilihan untuk memilah siapa saja yang disetujui untuk diterima sebagai follower. Pada saat kita disetujui oleh seseorang yang kita ikuti untuk menjadi followernya, berarti kita akan mendapatkan status Twitter yang bersangkutan pada timeline Twitter kita.

Kedua, menurut saya ini yang sangat penting, disaat kita membuka akun di Twitter secara default akun kita terbuka untuk umum. Maksudnya adalah bila seseoarang mengakses halaman Twitter kita (contoh: www.twitter.com/username) maka status yang kita buat akan terbaca oleh orang lain walaupun orang tersebut bukan follower kita atau orang tersebut tidak login atau bahkan tidak memiliki akun Twitter.

Twitter memberi fasilitas untuk memproteksi akun kita, dimana bila opsi proteksi ini kita aktifkan maka hanya follower kita saja yang dapat membaca status Twitter kita. Bila seseorang yang tidak memiliki akun Twitter dan juga bukan sebagai follower kita, saat membuka akun kita yang diproteksi maka akan menemukan warning ‘This person has protected their tweets’ dan tidak dapat melihat isi/status Twitter kita.

Dari hal diatas, menurut logikanya, bagi orang-orang yang tidak memproteksi akun Twitternya secara tidak langsung mempersilahkan siapa pun (publik) dapat membaca status atau isi Twitter yang bersangkutan. Sementara orang-orang yang memproteksi akun Twitternya hanya menginginkan atau mengijinkan isi dari status Twitter yang bersangkutan hanya dapat dibaca oleh para followernya.

Pada situasi pertama, yaitu disaat akun Twitter tersebut tidak diproteksi, rasanya untuk me-retweet isi dari status yang bersangkutan seharusnya tidak menjadi permasalah. Dimana memang siapapun dapat membaca isi Twitter yang bersangkutan.

Permasalahan ada pada situasi ke dua, dimana seseorang memproteksi akun Twitternya yang berarti yang bersangkutan ingin hanya followernya saja yang mengetahui. Lalu disaat kita me-retweet status orang yang kita ikuti dan yang bersangkutan memproteksi akunya, maka status yang bersangkutan akan dibaca oleh follower kita yang belum tentu menjadi follower orang yang statusnya kita retweet. Dalam hal seperti ini mungkin selayaknya bila kita mengikuti seseorang yang twitternya diproteksi, bila kita akan me-retweet status yang bersangkutan dan kita merasa yang akan kita retweet tersebut isinya adalah hal-hal yang sensitif atau bukan hal-hal yang bersifat umum, lebih baik bila kita meminta ijin terlebih dahulu.

Ya ini hanya sekedar etika yang menurut saya seharusnya kita jalani, tetapi pada kenyataanya Twitter sendiri tidak dapat melindungi hal tersebut.

Twitter provides a platform for users to upload and share ideas and content. Users may share Tweets posted by others using features such as Retweeting.
As a policy, we do not intervene in personal disputes between users. If you believe your Tweet has been posted without proper attribution and the situations below are inapplicable to your case, you can use an @reply or direct message to contact the other user.

Begitulah yang tertulis pada salah satu rules di Twitter. Beberapa teman pengguna Twitter mengatakan bahwa mereka tidak terlalu terusik dengan hal-hal tersebut, apapun yang terjadi adalah merupakan resiko kita yang menggunakan fasilitas social networking yang tentu saja berada di ranah publik.

Bila kita menuliskan hal-hal yang sensitif ataupun hal-hal pribadi, lalu tenyata hal tersebut di-retweet dan akhirnya menyebar dan mengkibatkan masalah atau sesuatu yang kita tidak inginkan, mungkin seperti kasus Twitternnya Luna Maya, bagaimana kita akan bersikap terhadap ‘penyebaran’ tersebut? Beranikah menerima resiko?

Sebagai tambahan, berikut ini adalah hal-hal yang dilarang untuk ada dalam isi Twitter,

Terms of Service and Rules Violations

The Twitter Trust & Safety group responds to violations of the Twitter Rules and Terms of Service. Using the information below, find out what constitutes a violation, and what information you’ll need to provide to get the quickest resolution to a problem.

Whenever possible, please include direct links to any Tweets you’d like us to review (this help page shows you how to find the direct status links to individual Tweets).

Policy Issues:

  • Brand and Trademark Complaints: If an account appears to be falsely affiliated with your company or business, Twitter will work with you to resolve the problem. See the Trademark Policy help page.
  • Breach of Privacy: If your private, identifying information has been posted by another user, we will take action to remove it. See the Privacy Violation help page.
  • Child Pornography: We do not tolerate child pornography on Twitter. When we are made aware of such images promoting or encouraging child pornography, they will be removed from the site without further notice; we permanently suspend accounts containing updates with links to child pornography. See the Reporting Child Pornography help page.
  • Copyright Complaints: Twitter strives to uphold all relevant copyright laws, and responds to DMCA take-down notices sent by email, mail or fax. See Filing a Copyright Complaint or DMCA Take-Down Notice Page.
  • Harassment and Violent Threats: Twitter doesn’t allow violent threats or content directed toward people if it is SPECIFIC, PHYSICAL, and VIOLENT. See the Harassment and Violent Threats help page.
  • Impersonation: To report a personal impersonation, please see the Impersonation help page. Businesses and organizations facing impersonation issues should file a complaint using the steps on the Trademark Policy help page.
  • Name Squatting: Username squatting is against the Twitter Rules. Attempts to sell or extort other forms of payment in exchange for usernames will result in permanent account suspension. We only release squatted names in case of Trademark Violations or Impersonation; review those pages if you would like to report and claim a squatted name. Otherwise, our Name Squatting Policy has more information.
  • Pornography: Obscene or pornographic images in either user profile pictures or user backgrounds will be removed. Report such images by submitting filing a support ticket. Please be sure to include links to the profile in violation.
  • Reposting Others’ Content without Attribution: Re-posting others’ content without attribution and without their permission is a violation of Twitter’s Rules. See the Reposting Others’ Content without Attribution help page.
  • Unlawful Use: Twitter prohibits the use of our service for any unlawful purposes or for promotion of illegal activities. Report unlawful use by filing filing a support ticket with specific links and/or other evidence of unlawful use. Agencies of the law, please see Guidelines for Law Enforcement.

Ada baiknya bagi pengguna Twitter untuk membaca Term of Service dan juga privacy statement yang ada. Twitter, facebook ataupun fasilitas social networking lainya adalah ‘sekolah’ bagi masyarakat untuk belajar menjadi dewasa dan bijaksana dalam bergaul dan berinteraksi dengan orang lain.

Bagaimana menurut teman-teman?

Related Articles

Tags: ,

One Response to “ Etika Bertwitter ”

  1. Kisruh Twitter MTGW | Prapanca on 1 June 2010 at 07:13

    [...] lama setelah menulis Etika Bertwitter, sepintas membaca tweet dari teman-teman kalau MTGW (Mario Teguh), sang motivator yang punya acara [...]

Leave a Reply

Recent Posts

Secure Your Website: Beberapa hari yang lalu salah satu blog seorang sahabat dijahili oleh hacker. Kami sempat membahas... CMS: CMS or Content Management System is a collection of procedures used to manage work flow in a... Prosedur Sweeping Windows Bajakan: Sebenarnya ini sudah pernah dibahas sekitar tahun 2008. Sekedar untuk mengingatkan kembali atau... Kurs Widget: Bagi teman-teman yang ingin memasang widget Kurs Rupiah pada sidebar websitenya seperti yang ada... Pembajakan Account YM & Email...: Belakangan ini masyarakat diingatkan kembali tentang keamanan account Yahoo Messenger (YM) dan... The Fence...: There once was a little boy who had a bad temper. - His father gave him a bag of nails and told him... Backup Your Blog!: Ok, sometime shit happens. Bila Anda memiliki sebuah blog atau website, kehilangan semua isi dan... Google Chrome: Sudah 2 bulan lebih saya selalu berselancar menggunakan Google Chrome. Sepertinya browser besutan... Teori Relativitas Itu...: 1 jam bersama wanita cantik serasa 1 detik, waktu cepat berlalu. 1 detik berada dalam tumpukan... TRUTH OF LIFE: We make them cry who care for us. - We cry for those who never care for us. - And we care for those... Aplikasi Mobile Untuk Ngeblog: Menyenangkan sepertinya bisa ngeblog dimana saja. Salah satu kelebihan menggunakan mesin Wordpress... Kesalahan Adalah Pelajaran: Kesalahan adalah pelajaran yang seharusnya membuat manusia menjadi lebih bijaksana. - Ketika kita... Bermain Dengan Motion Sensor Mac: Sepertinya banyak teman-teman pengguna laptop Mac (Macbook, Macbook Pro) yang lupa atau mungkin... Etika Bertwitter: Tadi pagi, saat membuka Twitter dan membaca timeline, ada seorang kawan yang menulis pada status... Snow Leopard: Menu 'Send File To Bluetooth Device': Di Leopard (10.5) kita dapat menemukan menu 'Send File To Bluetooth Device' pada contextual menu...