Flock
Seperti janji saya kemarin, berikut beberapa ulasan singkat mengenai Flock.
Ada 3 browser yang menjadi favorit selama saya menggunakan Mac (maupun di PC
). Yang pertama adalah Safari, lalu Firefox dan yang ke tiga adalah Flock.
Sudah cukup lama saya hanya menggunakan 2 buah browser, Safari dan Firefox (setelah versi 3 keluar), sebagai teman berselancar sehari-hari. Flock sempat saya tinggalkan karena alasan stabilitas dimana waktu itu bila banyak membuka halaman (tab) dan bila digunakan dalam waktu yang cukup lama aplikasi akan mati (close) dengan sendirinya.
Safari, bagi saya adalah merupakan browser utama. Sementara pilihan Firefox adalah dikarenakan kaya dengan plugin (add-on) dimana banyak yang sangat bermanfaat/membantu. Firefox versi 3.x pun tidak memakan resource yang terlalu besar seperti versi sebelumnya dan lebih stabil walau pun masih terasa lebih ‘berat’ dibanding Safari.
Beberapa hari yang lalu saya kembali mencoba kembali Flock karena teringat integrasinya berbagai fasilitas social networking dan media streams pada browsernya. Kali ini Flock benar-benar membuat saya kagum. Berbagai layanan social networking dan media streams terasa sangat solid dan simple menyatu dalam sebuah browser tanpa perlu menambahkan add-on.
Flock ini adalah keturunan Firefox, dalam artian menggunakan mesin yang sama dengan Firefox. Berikut adalah tampilan Flock dengan fasilitas panel media streams dan sidebar aktif.

Sidebar pada Flock benar-benar sangat memanjakan pengguna sarana social networking seperti Facebook, MySpace, Flickr, Picasa, Twitter, bahkan sarana barbagi video YouTube. Flock juga menyediakan uploader tool untuk menunjang itu semua serta blogging tools yang support berbagai macam layanan blog popular bahkan pada blog dengan site (domain/hosting) pribadi yang menggunakan mesin-mesin blog tersebut. Tidak terlupakan tersedia juga built-in RSS manager/reader dan managemen layanan email (webmail).


Pada Address Bar, terdapat shortcut atau indikator yang juga sangat membantu, seperti melacak apakah halam yang kita buka memiliki fasiltas RSS feed, melacak apakah ada media streams yang nantinya dapat ditampilkan pada panel media, shortcut ke layanan Digg dan berbagi info link melalui email.
Add-on pada Flock yang dikeluarkan oleh Flock sendiri terhitung masih sangat terbatas. Hal yang menarik adalah add-on untuk Firefox (minimal support versi 3.x) dapat dipastikan (kemungkinan besar) dapat dipergunakan pada Flock.
Beberapa add-on yang sering saya gunakan pada Firefox sudah saya coba di Flock dan berfungsi dengan baik tanpa masalah sampai saat ini. Beberapa hari menggunakan Flock as default browser, bisa-bisa beralih dari Safari ke Flock nih.. hehehehe





Keren emang mas…. tapi ada beberapa web yang rss nya dia gak support… atau malah gw yang salah masukin yaks hehehehehe.
overall sih ok banget mas. malahan utk fasilitas rss di web tempat fave kita buat cari hiburan (lu tau lah nyang gw kamsud) …. makin mempermudah kita cari pelem dan software hehehehehehe.
hehehehehehe… asik.. naga-naganya ada yg mau bagi-bagi hasil unduhan
[...] Sudah 2 bulan lebih saya selalu berselancar menggunakan Google Chrome. Sepertinya browser besutan Google ini sudah menjadi browser favorit baru saya menggantikan browser-browser favorit saya terdahulu [...]