Resign
Akhirnya… Resign juga jadi ‘sipir penjara’. Bulan ini bulan terakhir dinas di ‘penjara’ ini. Manusia selalu dihadapi dengan persimpangan pilihan yang sering kali membuat bingung dalam menempuh hidup, jalan mana yang musti dipilih.
Sempat terlintas rasa khawatir apakah jalan yang ditempuh ini salah. Mengingat sudah punya tanggung jawab sebagai seorang ayah dan suami. Tetapi kita musti yakin bukan? Yup, tentu dengan perhitungan matang walau kita pun tidak tahu apa yang bakal terjadi dan yang akan kita temui dalam perjalanan nanti.
Bila kita melakukan perjalanan malam dari kota Semarang ke Bandung, kita tidak musti harus tahu semua kondisi jalan ataupun kota Bandung harus jelas-jelas terlihat di depan mata agar tidak nyasar. Kendaraan yang diterangi lampu dengan daya pandang hanya 30-60 meter saja dapat membawa kita ketujuan. Asalkan kita tahu tujuan kita kemana, persiapan yang baik dan selalu perhatian terhadap tanda-tanda selama dalam perjalanan.
Mungkin hidup juga seperti itu. Jangan pernah membatasi diri dengan ketidaktahuan.
Ah, kalau dalam perjalanan biasa mungkin kita bisa cari peta untuk menemukan jalan terbaik sampai ketujuan. Tetapi adakah peta perjalanan hidup? Life is a great journey anyway and I don’t wanna go through it following a roadmap…





upss….sipir penjara mana nih yang loncat
Tedy’s last blog post..Simpati PeDe Gak PeDe Lagi
ow..saya ga tau harus ngucapin selamat atau gimana
just hoping that itu merupakan keputusan terbaik bagi both you and keluarga
wew..ternyata kamu mengikuti jejakku mas, hehehe
yups..yakinlah mas..aku sangat yakin dengan kemampuanmu asti bisa dapat kerjaan yg labih baik daripada jadi sipir penjara itu..amiin
dah dpt tawaran dimana nih?
Febra’s last blog post..HOMEWORK
@ Tedy: sipir yang gaul itu tuhhh…
@ Devari: thank u bro… semoga…
@ Febra: hehehehehe. Amien… tetep di semarang sob
what……..!!!
napinya bukan yaw
wkwkwkwk
kidding bozz
moga it`s your best decision..
Okta Sihotang’s last blog post..Ujian Hari Pertamaku !!!
@ aRya: hehehe.. sipir kok bukan napi.. beneran.. sumpeh deh…
@ Okta: thank u, semoga… mudah-mudahan memang yang terbaik B-)
[...] ini sebenarnya adalah saat-saat ‘menunggu hari’ setelah saya memutuskan untuk resign dari penjara perusahaan tempat saya bekerja [...]
[...] ini sebenarnya adalah saat-saat ‘menghitung hari’ setelah saya memutuskan untuk resign dari penjara perusahaan tempat saya bekerja [...]