Pasal-Pasal Karet
Anda tahu apakah itu pasal-pasal karet? Yang pasti ini bukan pasal-pasal yang mengatur tentang produk karet ataupun ada sangkut pautnya dengan ayat-ayat cinta. Secara kasar, pasal-pasal karet ini merupakan pasal yang ‘tidak jelas’ alias dapat menimbulkan banyak pengertian (penterjemahan) sehingga menimbulkan beda pemahaman dalam aplikasinya.
Sejak dulu, mulai dari jaman penjajahan sampai orba, pasal-pasal yang tidak jelas seperti ini sering dimanfaatkan untuk membungkam kebebasan, terutama kebebasan berpendapat dan berekspresi. Yup, tentu saja dijadikan senjata bagi orang-orang atau kelompok yang dianggap mengganggu atau mengancam stabilitas kepentingan bangsa pihak tertentu.
Pasal-pasal karet ini memang selalu menjadi sorotan keluh kesah masyarakat, terutama bagi negara yang mengaku sebagai pendukung paham demokrasi. Salah seorang aktivis HAM, Ahmad Hambali, pernah menulis makalah “Pasal-Pasal Karet Sebagai Constitutional Dictatorship” dalam Training Advokasi PBHI-UNISBA, Bandung, 26 April 2003. Ahh, apakah memang sudah menjadi sebuah ciri khas?
Sering kita mendengar dalam sebuah undang-undang, bahkan pada UU ITE yang baru, yang sedang hangat dibicarakan ada pasal yang mengulas mengenai ‘Pencemaran nama baik dan penghinaan’. Nah, karena pemerintah tidak pernah memperjelas atau merinci, saya jadi ingin tahu sebenarnya seperti apa ‘Pencemaran nama baik dan penghinaan’? Batasan-batasannya seperti apa saja?
Sudut pandang, pemahaman dan sensitifitas emosi manusia itu berbeda-beda bukan?
Saya sebagai warganegara punya hak untuk meminta penjelsan kepada negara dan mendapat penjelasan atas undang-undang yang mereka ‘ciptakan’.
So?





yups, memang banyak sekali pasal-pasal karet di negeri kita ini..makanua ada juga janji karet, hehehe
Febra’s last blog post..WANI PO RA KOE ???
@ Febra: jam karet juga udah mendarah daging sob… hehehehe…
pasal2 itu kayaknya sengaja dibuat tuh, sebagai ‘celah’ bagi pihak2 yg berkepentingan. sama kayak USB sifatnya harus universal.
devari’s last blog post..Lupakan saja Grammar itu!
pasal2 yg sering jadi pro dan kontra paling cuma tentang pornoisme…
coba lihat RUU APP, sekarang RUU ITE…besok apalagi ya kira2..??
ga ada yg laen apa selain ngebahas yg porno2an..,tentang UU yg ngurus perminyakan kek..,skrg bensin kan lagi sulit..hehe, UU tentang kesehatan untuk masy miskin kek..
kok yg diurus oleh pemerintah kita cuma urusan itu2 aja sih..?? apa emang moral pemerintah kita cuma sebatas bau porno ya..??
ady gondronk’s last blog post..Mentos dan Cocacola Berbahaya
jaman jepang ada yang namanya baju karet dipakai buat kerja dan dipakai tiap hari kalo jalan ribut suaranya yang pake rakyat biasa tentunya tapi sekarang yang pake pejabat malah pakenya dimuka MUKA KARET.
@ kala ider: hehehehe… bukannya muka badak?
@ ady gondronk: yang paling menarik dan bikin semangat ya itu tentang prono2an ituh… kalo masalah kemiskinan, bensin wah ribet urusannya… daya tariknya juga kurang… cape kerjanya… kalo prono2an kan alih alih jadi pada alim semua.. yang penting ‘citra’ nomor satu…