RSS Subscribe | Search:

Kritik Dibalik Komentar Blog

25 February 2008
By Sakti

Awalnya sedikit terkejut juga membaca tulisan Adinoto di blognya yang berjudul ‘Jawaban Untuk Bapak Budi Rahardjo‘, hmm.. Ada apa ini?

Akhirnya dilanjutkan dengan membaca tulisan Budi Rahardjo yang berjudul ‘To Adinoto dan Eep‘ dan pagi ini membaca tulisan ‘Bola Liar “To Adinoto dan Eep”‘ di blog-nya kang Eep.

Karena tidak mengikuti dari awal saya hanya bisa mengamati dan mencoba mencerna ‘ada apa, kenapa dan bagaimana’. *Halah… sok jadi pengamat je. Silahkan baca sendiri deh*

Kejadian diatas saya simpulkan (hitung-hitung pelajaran untuk diri sendiri):

  1. ‘Kata-kata’, hal yang dapat memiliki makna berbeda, dapat berbeda pengertiannya. Sudut pandang orang yang membaca sangat menentukan. Sekedar tulisan “mati kamu” ini bisa memiliki beberapa arti dan beberapa maksud. Berhati-hatilah saat berkata-kata.
  2. Kritik, IMHO tidak ada yang namanya kritik membangun. ‘Membangun’ atau tidak ‘membangun’ hanya bisa dilihat dari efek setelah kritik itu dikeluarkan. Mendengar kata kritik di otak saya ini kok terasa nilai dan sifat negatif-nya terkesan lebih besar. Saya lebih menyukai dengan istilah memberi nasihat, masukan atau saran, tentu dengan cara yang selayaknya. Bila sebaliknya lebih baik langsung dikatakan sebuah sindiran, cemoohan atau sekalian saja caci maki. Kritik membangun, terkadang hanya sebagai kamuflase dan sarana berlindung dari kritik pedas yang lancarkan apapun maksud dan tujuan dari kritik tersebut agar kritik pedas tersebut tidak dipermasalahkan (baca: dianggap negatif).
  3. Susah berurusan dengan orang yang tidak mau dikritik. Apalagi dengan orang yang senang/suka mengkritik tapi tidak mau/bisa menerima kritikan.
  4. Blog yang memang memiliki tema atau konsep, misalkan blog dengan tema/bahasan tentang IT kalau tiba-tiba malah banyak tulisan yang membahas gosip artis dan seleb lainnya diluar konteks IT itu sendiri ya tentu akan mendapat reaksi dari para pembaca. Blog pribadi menurut saya adalah ‘rumah’. Kemerdekaan menulis blog, mau dibuat seperti apapun blog tersebut, itu adalah hak yang punya. Mau nulis tetang IT, sex, tulisan (yang katanya) ‘gak mutu™’ sampai ke masalah pencalonan diri sebagai walikota juga gak apa-apa. Yang memberi komentar, selama fasilitas komentar itu terbuka untuk umum, orang mau komentar yang positif, negatif mau komentar spam ya bebas-bebas saja. Untuk mengatasi masalah komentar ya bisa-bisanya yang punya ‘rumah’ saja.

Apa lagi yah? Masih banyak pelajaran yang bisa diambil dari kejadian 3 manusia hebat diatas tadi. Sayang saya tidak mampu menuangkan semua.

Hal yang terpenting, dari kejadian diatas telah membuktikan bahwa pernyataan “There are two things people want more than sex and money: recognition and praise” memang benar adanya. So guys, be civil to all, sociable to many, familiar with few, friend to one, enemy to none…

Related Articles

Tags: , , ,

4 Responses to “ Kritik Dibalik Komentar Blog ”

  1. Eep on 25 February 2008 at 15:35

    betul… kata yang lebih pas adalah nasihat..
    masalahnya kalau nasihat, apakah saya pantas menasihati orang yang lebih tua..? kalau untuk yang lebih tua mungkin yang pas asalah memberikan pendapat..
    hehehe

    Eep’s last blog post..Keluarkan Blogs Milik Budi Rahardjo dari Planet Terasi?

  2. Febra on 25 February 2008 at 18:21

    pernyataan yg bagus mas sakti :cool:

    betewe, memang males euy berhubungan dg org yg ga mau dikritik tapi sukanya mengkritik..lindas aja waakakaakak =))

    *peace to all

    Febra’s last blog post..IKLAN GOKIL

  3. devari on 25 February 2008 at 22:00

    memang susah…beginilah akibat 32 tahun kepemimpinan dg mental tuanku raja :)

    devari’s last blog post..Antibiotika tanpa Resep Dokter

  4. S a k t i on 25 February 2008 at 15:45

    kekekeke… nah ini pertanyaan yang mantab.
    Apa pantas orang yang muda menasehati orang yang lebih tua?
    Apa pantas orang yang muda memimpin orang yang lebih tua?
    *gak fokus* wakakakakkakakakak :) )

    Hehehe.. mudah-mudahan urusan cepet selesai deh kang Eep. ;)

Leave a Reply

Recent Posts

Secure Your Website: Beberapa hari yang lalu salah satu blog seorang sahabat dijahili oleh hacker. Kami sempat membahas... CMS: CMS or Content Management System is a collection of procedures used to manage work flow in a... Prosedur Sweeping Windows Bajakan: Sebenarnya ini sudah pernah dibahas sekitar tahun 2008. Sekedar untuk mengingatkan kembali atau... Kurs Widget: Bagi teman-teman yang ingin memasang widget Kurs Rupiah pada sidebar websitenya seperti yang ada... Pembajakan Account YM & Email...: Belakangan ini masyarakat diingatkan kembali tentang keamanan account Yahoo Messenger (YM) dan... The Fence...: There once was a little boy who had a bad temper. - His father gave him a bag of nails and told him... Backup Your Blog!: Ok, sometime shit happens. Bila Anda memiliki sebuah blog atau website, kehilangan semua isi dan... Google Chrome: Sudah 2 bulan lebih saya selalu berselancar menggunakan Google Chrome. Sepertinya browser besutan... Teori Relativitas Itu...: 1 jam bersama wanita cantik serasa 1 detik, waktu cepat berlalu. 1 detik berada dalam tumpukan... TRUTH OF LIFE: We make them cry who care for us. - We cry for those who never care for us. - And we care for those... Aplikasi Mobile Untuk Ngeblog: Menyenangkan sepertinya bisa ngeblog dimana saja. Salah satu kelebihan menggunakan mesin Wordpress... Kesalahan Adalah Pelajaran: Kesalahan adalah pelajaran yang seharusnya membuat manusia menjadi lebih bijaksana. - Ketika kita... Bermain Dengan Motion Sensor Mac: Sepertinya banyak teman-teman pengguna laptop Mac (Macbook, Macbook Pro) yang lupa atau mungkin... Etika Bertwitter: Tadi pagi, saat membuka Twitter dan membaca timeline, ada seorang kawan yang menulis pada status... Snow Leopard: Menu 'Send File To Bluetooth Device': Di Leopard (10.5) kita dapat menemukan menu 'Send File To Bluetooth Device' pada contextual menu...